Rabu, 29 April 2020
Firmansyah Harap Generasi Milenial Berperan Cegah Penularan Virus Corona
Senin, 27 April 2020
Dampak Corona, Tim BDL Cerdas Berjamaah Bagikan Sembako dan Nasi Kotak
Minggu, 26 April 2020
Ingin Jadi Entrepreneur Sukses, ini Arahan Calon Wali Kota Firmansyah
Kamis, 23 April 2020
Firmansyah Alfian dan ACT Launching Dapur Bersama Ramadhan
Selasa, 21 April 2020
Firman Bersama Yayasan Alfian Husin-Bravo 5 Bagikan APD dan Sembako
Jelang Ramadan, Calon Wali Kota Firmansyah Berikan Lima Tips ini
Masyarakat Kibang Minta Perbaikan Jalan dan Jembatan
Metro (gemamedia)
Pejabat hingga tokoh masyarakat Kecamatan Metro Kibang Lampung Timur meminta agar jalan serta jembatan yang membelah Desa Margototo tepatnya sekitar pemakaman warga Tiongha di Jalur Lintas Provinsi kiranya dapat segera diperbaiki mengingat jalur itu merupakan jalur utama antar Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur hingga Kota Metro.
“Mohon kiranya jalan di dekat pemakaman warga Tiongha sepanjang kurang lebih tiga kilometer dapat segera diperbaiki, dan tinggal jalur sedikit itu yang belum mulus, kalau yang lainya sudah mulus mulai dari Lampung Selatan, Lampung Timur dan tinggal diperbatasan dengan Kota Metro yang masih bermasalah,” ujar Camat Metro Kibang Edi Harnowo dihadapan Anggota DPRD Lampung H. Noverisman Subing saat melakukan reses sekaligus koordinasi Posko Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kecamatan Metro Kibang diperbatasan Lampung Timur – Lampung Selatan belum lama ini.
Reses pertama di masa sidang pertama ini berbeda dengan kegiatan serupa ditahun-tahun lalu, kalau sekarang kita melakukan pertemuan terbatas dan bisa dilakukan dimana saja termasuk di Posko Covid-19 dipinggur jalan. “Mendengar masukan dan menyerap aspirasi warga masyarakat tidak selamanya harus berada didalam forum resmi di kantor-kantor, terkadang dalam situasi tertentu serap aspirasi bisa dilakukan dipinggir jalan yang penting apa yang disampaikan oleh masyarakat bisa tercatat dengan baik untuk dibahas di Provinsi agar supaya program itu bisa dituangkan dalam APBD mendatang, ujar Noverisman.
Pada bagian lain warga yang diwakili Camat Edi Harnowo juga menghendaki
agar sebuah jembatan yang berada di Desa Margototo yang masih berada di jalan provinsi perlu di ganti sekaligus diperlebar mengingat jembatan itu sering terjadi kemacetan apabila banyak kendaraan yang melintas karena jembatan itu tidak muat untuk dilalui dua kendaran melainkan harus bergantian satu persatu. “Kami rasa dua permintaan itu saja dari kami warga Metro Kibang, semoga usulan kami ini bisa diteruskan untuk dibahas ditingkat provinsi kami berdoa agar tahun depan sudah bisa terralisasi untuk diperbaiki,” ujarnya.
Hadir dalam acara reses terbatas itu selain Camat Metro Kibang Edi Harnowo, Kapolsek AKP Elita, Danramil Lettu Suyatno, seluruh para Kepala.Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda di Posko Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kecamatan Metro Kibang diperbatasan Lampung Timur – Lampung Selatan belum lama ini.
Seusai serap aspirasi seperti biasanya kami juga memberikan masker sebanyak 250 buah yang diterima secara simbolis oleh Kepala Puskesmas Metro Kibang sebanyak 50 buah dan sisanya dibagikan ke masyarakat secara acak oleh anggota GP Ansor dan Pemuda Pancasila setempat.
Setelah itu bersama-sama forkompincam melakukan penyemprotan dan memakaikan masker kepada para pengendara yang melintas. (*)
Minggu, 19 April 2020
Tim Relawan Bandar Lampung Cerdas Bejamaah Bagikan Masker
Kamis, 16 April 2020
Firmansyah: Wifi Gratis Wujudkan Pengembangan Smart City-Smart Netizen
Selasa, 14 April 2020
Sinergi Intelektual dan Milenial Wujudkan Smart City di Bandar Lampung
Mingrum Gumay, Saksikan Pelantikan Pejabat Eselon IV Sekretariat Dewan
Bandarlampung - Gubernur Lampung Ir. Arinal Junaidi, diwakili Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Lampung, Hj. Tina Malinda, S.Sos, MM, melantik dan mengambil sumpah sebanyak delapan pejabat eselon IV di lingkunggan sekretariat DPRD Provinsi Lampung, Selasa (14/04/2020).
Sekertaris Dewan DPRD Provinsi Lampung, Tina Malinda mengatakan, pelantikan pejabat untuk pengisian sebagai pengawas pejabat struktural pemerintahan Provinsi Lampung di lingkungan Sekertariat DPRD Provinsi Lampung.
Tina Malinda menyampaikan, bahwa pelantikan dilakukan hanya sederhana saja, karena mengingat maraknya wabah virus corona atau Covid-19. Pelantikan pejabat dilakukan di lantai dasar DPRD Lampung.
“Dengan adanya wabah virus corona, maka pelantikan diadakan secara bertahap atau bergantian disetiap dinas pemerintah Provinsi Lampung,” kata Tina.
Lebih lanjut Sekwan menyampaikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintahan khususnya yang baru dilantik maupun para ASN di lingkungan DPRD Provinsi Lampung agar kiranya saling menjaga jarak, antara sesama orang lain.
“Kepada pejabat struktural yang baru saja dilantik saya minta agar bekerja seksimal mungkin, bersinergi dengan seluruh pegawai ataupun honorer yang ada di lingkungan sekertariat DPRD Provinsi Lampung,” kata Tina Malinda.
Pelantikan pejabat eselon IV juga disaksikan Ketua DPRD Provinsi Lampung,
Mingrum Gumay. Ia juga menyampaikan sambutanya di hadapan seluruh pegawai yang berada sekertariat DPRD Provinsi Lampung. Mingrum Gumay meminta agar menunjukkan kinerja yang baik kepada pimpinan.
“Saya berharap kedepan ada hasil kerja didewan ini yang pertama harus profesional. Jangan amatir, disiplin, harus penuh dengan kehati-hatian,” kata dia.
Apabila ada persoalan-persoalan dari rumah, jangan dibawa-bawa ke kantor DPRD ini. “Saya harus tegaskan kembali kedisiplinan harus diutamakan, karena kita semua ASN,”ujar dia.
Mingrum meminta terhadap pejabat pengawas yang baru dilantik agar bekerja maksimal. “Selamat bertugas di kantor sekertariat DPRD Provinsi Lampung,” ucap Ketua DPRD. (*)
Jumat, 10 April 2020
Ini Kata Firman Terkait Usulan PSBB Covid-19 Lampung
Bandarlampung - Setelah mendapat persetujuan dari Kemeterian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), mulai Jumat (10/4/2020), DKI Jakarta telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Selain itu beberapa daerah seperti di Provinsi Banten yaitu Kota Tanggerang dan Tanggerang Selatan diketahui telah mengusulkan PSBB ke Kemenkes. Nah, bagaimana dengan Lampung?
Kendati yang terpapar virus Corona (Covid-19) di Lampung terus mengalami peningkatan, Pemerintah Provinsi Lampung diketahui sampai saat ini belum mengusulkan PSBB. Padahal berdasarkan data resmi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 per tanggal 21 April 2020, yang positif terpapar Covid-19 sudah 21 orang.
Dengan rincian dan lima telah meninggal dunia, tujuh dinyatakan sembuh, sementara sembilan lainnya masih dirawat/isolasi.
Terkait belum adanya usulan PSBB dari Pemprov Lampung ke Kemenkes RI, Bakal Calon Wali Kota Bandar Lampung periode 2021-2024, Dr. (Can) Ir. Hi. Firmansyah Alfian, MBA., M.Sc mengatakan hal tersebut bukanlah sebuah masalah.
Kendati demikian, baik pemprov maupun kabupaten/kota mesti lebih masif dalam melakukan sosialisasi dan pencegahan penyebaran virus Corona.
“Untuk saat ini saya rasa belum perlu. Yang dibutuhkan Lampung saat ini adalah sosialisasi tentang pencegahan Corona yang lebih intens,” kata Firmansyah, Jumat (10/4/2020).
Selain peningkatan intensitas sosialiasi tentang pencehan virus Corona, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota juga mesti menyiapkan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) baik untuk tenaga medis maupun warga masyarakat.
“Selain itu yang tidak kalah penting, pemerintah juga mesti lebih banyak lagi melakukan rapid test dan PCR (Polymerase Chain Reaction, red) atau tes sweb sehingga bisa terdeteksi orang-orang yang positif terpapar virus Corona dan pola penyebarannya,” lanjut Firmansyah.
Rektor IIB Darmajaya yang juga mantan anggota DPRD Lampung periode 2009-2014 itu menjelaskan, jika setelah dilakukan rapid test dan PCR yang positif terpapar Covid-19 sudah mencapai angka di atas 100 orang, pemerintah harus segera mengusulkan PSBB ke Kemenkes RI.
“Jika angka yang terinfeksi sudah mencapai di atas 100 dan polanya menyebar maka perlu dilakukan PSBB atau bahkan karantina wilayah,” kata dia. (**)
Kamis, 09 April 2020
Calon Wali Kota Firmansyah: Pelajar dan Mahasiswa Pemimpin Masa Depan
Rabu, 08 April 2020
PKS Lampung Serahkan Rekomendasi Lamteng dan Metro
Bandarlampung - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya menyerahkan surat rekomendasi kepada dua bakal calon kepala daerah (balonkada) di Provinsi Lampung.
Surat rekomendasi pertama diberikan kepada bakal calon Walikota Metro Ahmad Mufti Salim. Rekomendasi kedua diberikan kepada bakal calon Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Nessy Kalvia Mustafa.
Surat rekomendasi yang ditandatangani oleh Presiden PKS Sohibul Iman itu diterima Mufti dan Nessy di GSG Ragom Sejahtera, Lantai 2 Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Lampung, Rabu (8/4/2020).
Balon Walikota Metro, Ahmad Mufti Salim bersyukur bisa mendapat kepercayaan dari Presiden PKS untuk berlaga di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.
Ketua DPW PKS Lampung itu pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus DPD PKS Metro, DPW hingga DPP.
“Walau saya ketua DPW, tapi nama saya tidak akan sampai kalau tanpa PKS Kota Metro, dan saudara-saudara sekalian,” ungkapnya.
Pasca mendapat rekomendasi PKS, dia pun optimistis bakal menerima rekomendasi dari partai lain, khususnya Nasdem.
“Saya yakin dan optimis Nasdem akan bersama saya kembali. Selain dengan Nasdem saya pun telah menjalin komunikasi dengan empat partai lainnya,” tuturnya.
Terlebih, saat ini PKS telah memberikan rekomendasi kepada balonkada yang berasal dari Nasdem, yaitu Nessy.
“PKS sudah mengeluarkan rekomendasi untuk kader Nasdem. Maka tidak mungkin kan Nasdem tidak mengeluarkan rekomendasi untuk kader PKS,” ucapnya.
Karenanya, dalam waktu dekat Mufti berharap Nasdem bisa segera menjatuhkan rekomendasinya kepadanya.
“Mudah-mudahan Nasdem menyusul, mudah-mudahan seperti itu dan menang harus seperti itu,” sambungnya.
Hal senada disampaikan Nessy Kalvia Mustafa. Istri mantan Bupati Lamteng Mustafa itu pun mengucapkan syukur sekaligus berterimakasih atas rekomendasi yang telah diberikan kepadanya.
“Haru rasanya menerima rekomendasi ini. Karena kebersamaan saya dengan PKS bukanlah suatu yang baru. Sebab rasa kekeluargaan sudah tertanam dalam hati dan jiwa saya sejak lama,” ungkapnya.
Terlebih, kata Nessy, dia bersama PKS telah sempat menghadapi ujian berat bersama. Tatkala berlangsungnya Pemilihan Gubernur (Pilgub) di 2018 lalu. Kala itu Mustafa berpasangan dengan Ahmad Jajuli dari PKS.
“Maka ini adalah persaudaraan yang tidak bisa terbayarkan. Maka saya yakin, tidak ada hujan badai tanpa pelangi sesudahnya,” pungkasnya. (*)
Senin, 06 April 2020
Basmi Corona, Firmansyah-Prof Bustomi Hentikan Sementara Kegiatan Tim Pemenangan
Sabtu, 04 April 2020
Calon Wakil Wali Kota Bustomi Rosadi: Banjir Bandang Mesti Ditangani Secara Terpadu
Pejuang Bravo 5 Lampung Desak Pemda Cepat dan Tanggap Atasi Virus Corona
Jumat, 03 April 2020
Calon Wali Kota Firmansyah Janji Sarjanakan Anak Korban Tewas Akibat Banjir
Bandarlampung – Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Dr. (Can) Ir. Hi. Firmansyah Alfian, MBA., M.Sc.–Prof. Dr. Ir. Hi. R.A. Bustomi Rosadi, M.S, menyambangi warga korban banjir di Kelurahan Keteguhan dan Sukamaju, Telukbetung Timur (TBT), Jumat (3/4/2020).
Pada kesempatan itu, Firmansyah–Bustomi bersama para relawan juga menyempatkan berkunjung ke rumah Romlah, di Jalan Sulaiman I, RT 06, Lingkungan II, Kelurahan Keteguhan, TBT. Romlah adalah istri dari Ahmad Subri, warga yang tewas tertimpah puing bangunan ketika menyelamatkan keluarganya dari musibah banjir yang terjadi pada Senin (30/3/2020).
Dihadapan Firmansyah–Bustomi, Romlah menceritakan, ketika banjir terjadi sang suami hendak mengungsikan istri dan anak-anaknya ke tempat yang lebih tinggi lantaran rumahnya terendam banjir.
Akan tetapi ketika istri dan ketiga anaknya berhasil diungsikan, Ahmad Subri yang hendak menyelamatkan diri tertimpa tembok bangunan yang roboh akibat terjangan banjir.
“Dan dia (suami) meninggal dunia di lokasi,” kata Romlah.
Semasa hidup, untuk memenuhi kebutuhan keluarga sang suami bekerja sebagai kuli pengangkut air bersih.
Ahmad Subri meninggalan satu orang istri dan tiga orang anak. Anak pertama bekerja di sebuah toko waralaba, anak kedua tengah menempuh pendidikan akhir di tingkat sekolah menengah pertama, dan yang terakhir masih usia taman kanak-kanak.
Mendengar perjuangan hidup keluarga Romlah, Firmansyah berjanji akan membantu biaya pendidikan anak kedua Romlah bernama Abdurohman, yang saat ini tengah duduk di kelas IX hingga sarjana. “Izinkan Abdurohman menjadi anak asuh saya,” pinta Firmansyah.
Sementara, Romlah mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan permintaan yang ditawarkan calon Wali Kota Bandar Lampung Firmansyah. “Terima kasih banyak Pak. Terima kasih,” kata Romlah. (**)
Kamis, 02 April 2020
Bantu Paramedis Lampung, Naya Galang Donasi Covid-19
Usai Bantu Sembako, Firmansyah–Bustomi Berikan Baju Layak Pakai pada Korban Banjir
DPRD Lampung Utara Sahkan PROPEMPERDA dan APBD 2026, Perkuat Arah Pembangunan Lampura
Lampung Utara - Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Utara dalam rangka ...
-
Kepala Balai Pemerintahan Desa di Lampung Dorong BUMDes di Lampung Selatan Jadi Percontohan NasionalKalianda – Kepala Balai Pemerintahan Desa di Lampung, Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri, Irsan mendorong B...
-
Hadiri Pelepasan Santri Al Ishlah Natar, Radityo Egi Dorong Generasi Muda Yang Berakhlak dan AdaptifNatar - Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Wakil Bupati, M. Syaiful Anwar, menghadiri pelepasan siswa/i tingka...
-
Katibung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyalurkan bantuan sembako kepada ratusan karyawan PT San Xiong Steel Indonesia ya...

