Rabu, 29 April 2020

Firmansyah Harap Generasi Milenial Berperan Cegah Penularan Virus Corona

BANDAR LAMPUNG - Kaum milenial atau generasi muda Bandar Lampung harus lebih peduli dan membantu pemerintah dalam pencegahan penularan Virus Corona (Covid-19). Terlebih, saat ini, Bandar Lampung sudah masuk dalam zona merah pendemi Corona.

“Kita sadari jika generasi muda saat ini adalah generasi yang aktif dan suka akan tantangan. Namun demikian, saya mengimbau agar generasi milenial ini dengan segala aktivitasnya dapat berperan aktif dalam pencegahan virus Corona,” kata calon Wali Kota Bandar Lampung Dr (Can) Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc, Kamis (30/4/2020).

Belajar di rumah dan tetap berada di rumah, lanjut Firmansyah, adalah cara yang paling tepat bagi generasi muda untuk membantu menekan penyebaran virus Corona. Terlebih, teknologi saat ini sangat mendukung pembelajaran daring (dalam jaringan) yang menyiapkan berbagai aplikasi. 

“Anak-anak muda atau generasi milenial yang notabene adalah mahasiswa dan pelajar bisa tetap berkreativitas dengan belajar di rumah. Kampus atau sekolah yang memberlakukan belajar di rumah, agar generasi muda tetap berada di rumah tanpa harus tertinggal pelajaran,” kata Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu.

Calon wali kota yang berpasangan dengan Prof. Dr. Ir. R.A. Bustomi Rosadi, M.S. itu juga memberikan apresiasi kepada sejumpal provider yang telah memberikan banyak kuota gratis bagi pelajar dan mahasiswa guna mengakses internet di rumah. 

“Bahkan, beberapa perguruan tinggi termasuk IIB Darmajaya juga memberikan biaya kuota kepada mahasisw agar tetap belajar dari rumah,” kata dia.

Lebih lanjut Firmansyah mengatakan generasi muda berpotensi tertular Covid-19 terbesar. Pernyataannya itu didasari kasus yang terjadi di Korea Selatan. Dimana, lanjut Firmansyah, tes yang dilakukan pada hampir 250.000 orang, sebanyak 30% kasus adalah usia 20-29 tahun atau generasi muda. 

Jumlah ini tiga kali lebih besar dari usia 30-39 tahun dan dua kali lebih besar dari usia 40-49 tahun. “Untuk itu, pemuda, kaum milenial di Bandar Lampung untuk tidak memandang remeh penyebaran virus Corona. Sayangi keluarga jika sampai tertular dari kita,” kata Bang Firman—panggilan akrab Firmansyah.

Firmansyah juga meminta kepada generasi muda, pelajar dan mahasiswa Bandar Lampung khususnya, dan Lampung umumnya agar dapat menyaring semua informasi serta tidak menyebarkan berita hoax.

 “Jika ingin menyebarkan berita, cek lebih dulu sumber terpercaya. Jangan sampai, berita yang kita sebar dan tidak benar membawa kita berurusan dengan pihak berwajib,” pinta Bang Firman.

Selain itu, kata dia, guna membantu warga tidak mampu dan terdampak Covid-19, pihanya bersama Relawan Bandar Lampung Cerdas Berjamaah bersama ormas, dan donatur terus membagikan sembako dan nasi kotak. Sembako dan nasi kotak kami berikan khusus kepada warga tidak mampu dan driver ojek online. 

“Kami juga menyalurkan nasi kotak untuk berbuka puasa kepada sejumlah rumah sakit, dan driver ojek online yang harus tetap bekerja di tengah pendemik Corona. Semua kami lakukan dengan tetap memperhatikan imbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing,” kata Firmansyah. (**)

Senin, 27 April 2020

Dampak Corona, Tim BDL Cerdas Berjamaah Bagikan Sembako dan Nasi Kotak

BANDAR LAMPUNG - pTim Pemenangan Bandar Lampung Cerdas Berjamaah membagikan paket sembako dan nasi kotak yang digelar selama 25 hari kedepan selama Bulan Ramadan, di 20 kecamatan dan 126 kelurahan. 

Pembagian paket sembako dan nasi kotak ini sebagai bentuk kepedulian Tim Pemenangan membantu pemerintah memerangi Virus Corona (Covid-19) secara cerdas berjamaah.

“Yang kami bantu adalah warga yang terdampak langsung akibat pendemik Covid-19. Insya Allah, selama Ramadan ini, kami akan terus bergerak memberikan bantuan sembako dan nasi kotak kepada warga yang membutuhkan,” kata Calon Wali Kota Bandar Lampung Dr. (Can) Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA.M.Sc, Selasa (28/4/2020).

Firmansyah menjelaskan, nasi kotak yang diberikan kepada setiap kepala keluarga (KK) dua sampai tiga kotak. Pihaknya juga membagikan nasi kotak kepada pengendara bermotor yang hendak berbuka puasa di jalan. 

“Bahkan, Insya Allah selama Ramadan, kami juga membagikan nasi kotak kepada warga yang melintas di depan Posko Tim Pemenangan di Jalan Pagaralam No. 61 Segalamider, Tanjungkarang Barat. Nasi kotak yang kami berikan 200 kotak dan beras ukuran 5 kilogram,” kata dia.

Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu juga mengatakan tim yang diturunkan dalam penyaluran paket sembako dan nasi kotak ini sebanyak 25 orang. Setiap hari, mereka tersebar di 5 titik wilayah kelurahan yang sudah ditentukan. 

“Bantuan ini juga berkat kerjasama dengan sejumlah donatur yang peduli dalam mengatasi penyebaran Covid-19, dengan meminta warga tetap di rumah saja,” kata Bang Firman—panggilan akrab Firmansyah.

Warga yang mendapatkan bantuan ini, lanjut Firmansyah, mereka yang berprofesi sebagai buruh harian, tukang becak, korban PHK terdampak Covid-19, dan juga driver ojek online yang ditemui di jalan. “Intinya, kami ingin berbagi dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap di rumah, demi memutus mata rantai penyebaran Virus Corona,” kata dia.

Calon wali kota yang berpasangan dengan Prof. Dr. Ir. R.A. Bustomi Rosadi, M.S. ini juga mengatakan, Yayasan Alfian Husin juga melakukan kegiatan serupa dengan membagikan nasi kotak ke sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Bandar Lampung. 

“Sebagai garda terdepan pemberantasan Covid-19, para dokter dan perawat juga perlu kita perhatikan. Jika beberapa hari lalu kami membagikan alat pelindung diri (APD), masker, dan peralatan cuci tangan, saat ini, setiap hari kami membagikan nasi kotak untuk berbuka kepada karyawan rumah sakit,” kata dia.

Bang Firmansyah juga mengucapkan banyak terima kasih kepada donatur, organisasi masyarakat seperti Pejuang Bravo 5 Lampung yang turut peduli akan musibah yang sedang dialami masyarakat dunia saat ini, khususnya dalam membantu masyarakat Bandar Lampung. (**)

Minggu, 26 April 2020

Ingin Jadi Entrepreneur Sukses, ini Arahan Calon Wali Kota Firmansyah

BANDAR LAMPUNG - Menjadi seorang entrepreneur atau wirausahawan yang handal, seorang pemula wajib memiliki beberapa hal agar sukses menjalankan usahanya. 

“Saat ini, saya bangga banyak kaum milenial (muda) yang mulai tertarik dengan entrepreneur,” kata Calon Wali Kota Bandar Lampung Dr (Can) Ir. H. Firmansyah Y Alfian, MBA., M.Sc, Senin (27/4/2020).

Sehingga, lanjut Firmansyah, jika masyarakat Bandar Lampung memberikan amanah kepadanya untuk memimpin kota ini, salah satu program pembangunan bagi kaum milenial adalah memberikan pendidikan entrepreneur dan modal kerja yang dibutuhkan mereka. 

“Termasuk pengembangan UMKM yang ada di Kota Bandar Lampung. Terlebih UMKM sangat identik dengan generasi muda dan langkah awal menjadi seorang pengusaha sukses,” kata calon wali kota yang berpasangan dengan Prof. Dr. Ir. R.A. Bustomi Rosadi, M.S. itu.

Menurut Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu, menjadi seorang entrepreneur tidak hanya modal yang dibutuhkan. Untuk itu, Firmansyah memberikan beberapa tips untuk menjadi seorang wirausahawan yang sukses dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Diantaranya, calon entrepreneur harus memiliki rasa ingin tahu, kreatif, disiplin, komunikatif, dan memiliki pikiran atau wawasan yang terbuka.

 “Selain itu, calon wirausahawan muda harus memiliki inisiatif, mau mendengar, memiliki percaya kepercayaan diri, punya tekad yang kuat, mau berkompetisi, dan passionate (gairah) yang kuat untuk berusaha,” kata Bang Firman—panggilan akrab Firmansyah.

Bang Firman menguraikan, rasa ingin tahu dan memiliki kreativitas yang tinggi wajib dimiliki kaum muda kalau ingin menjadi pengusaha sukses. 

Dimana, kaum muda yang umumnya memiliki rasa ingin tahu tinggi tentu akan mencari tahu atau menelitia fenomena yang berkembang, memetakan masalah dan mencari solusinya.

“Dengan kreativitasnya yang tinggi, biasanya kaum muda akan terus mengasah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang lebih baik. 

“Jika saya diberi amanah menjadi wali kota, Insya Allah, kami sebagai pemimpin daerah akan mendorong kaum muda dalam pengembangan usahanya melalui permodalan dan ruang seluas-luasnya,” kata Bang Firman.

Adik kandung Ketua Yayasan Alfian Husin Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A, ini juga mengatakan kaum muda umumnya mampu mengungkapkan pikiran dengan gaya bahasa unik dan asyik. Mampu menceritakan hal-hal abstrak dan sulit ke bahasa yang lebih mudah. 

“Sehingga, dengan kemampuan komunikatif yang baik serta disiplin dalam menjalankan usaha, saya yakin UMKM di tangan generasi muda Bandar Lampung akan maju dengan pesat,” kata Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Lampung itu. (**)

Kamis, 23 April 2020

Firmansyah Alfian dan ACT Launching Dapur Bersama Ramadhan

Bandarlampung - Ketua Badan Waka haf Indonesia (BWI) Lampung Dr. (Can) Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., bersama Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan bantuan sembako dan tempat cuci tangan kepada sejumlah panti asuhan, yang ada di Bandar Lampung, Selasa (21/4/2020). 

Kegiatan itu selain menandai kiprah 15 tahun ACT juga menyambut bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah yang jatuh pada Jumat  (24/4/2020). 

“Selain mengajari mereka cara mencuci tangan dengan benar, kita juga memberikan bantuan berupa sembako dan tempat cuci tangan,” kata Firmansyah, yang juga calon Wali Kota Bandar Lampung.

Firmansyah menjelaskan, kegiatan itu juga sebagai bentuk kiprah pengabdian ACT dan BWI kepada masyarakat dalam program kemanusiaan. 

“Apalagi, menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini yang diwarnai dengan pendemi Corona (Covid-19), tentu saja bantuan yang kami berikan sangat berarti bagi panti asuhan,” kata Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu.

Pada kesempatan itu, lanjut Firmansyah, pihaknya juga mengajak anak-anak panti asuhan Peduli Harapan Bangsa, Ruwa Jurai dan Maskanul Aitam untuk doa bersama agar Bandar Lampung khususnya dan Indonesia umumnya selalu mendapat lindungan Allah SWT dari segala musibah dan bencana. 

“Kami juga mengajak Ketua Forum Daerah LKS LKSA Bandar Lampung Amir Hamzah, dalam kegiatan itu,” kata Bang Firman-panggilan akrab Firmansyah.

Sementara, Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni mengatakan pada bulan Ramadhan tahun ini pihaknya, BWI Lampung dan berbagai komunitas akan menyediakan ribuan porsi menu berbuka puasa dan sahur untuk masyarakat prasejahtera di Kota Bandar Lampung.

Menurut dia, saat ini, sudah ada beberapa relawan yang siap mengolah sembako dari para dermawan menjadi masakan Nusantara siap santap. Untuk lokasi dapur berada di Nuola Food Kelurahan Susunan Baru, Kecamatan Tanjungkarang Barat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang terdampak Covid-19 dalam menjalankan ibadah puasa. Kami sudah menyusun kepanitian mulai tim logistik, pengolahan hingga distribusi makanan,” kata dia.

Dian juga menjelaskan pihaknya juga terus bergerak membagikan beras gratis untuk 50 KK bagi warga Desa Sukaratu, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu. Program Operasi Beras Gratis (OBG) ini bertujuan guna memastikan masyarakat tetap dapat mencukupi kebutuhan makanan saat pandemi Corona dan selama Ramadhan.

Bergerak membagikan beras gratis untuk 50 KK bagi warga Desa Sukaratu, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu. Program Operasi Beras Gratis (OBG) ini bertujuan guna memastikan masyarakat tetap dapat mencukupi kebutuhan makanan saat pandemi Corona dan selama Ramadhan. (**)

Selasa, 21 April 2020

Firman Bersama Yayasan Alfian Husin-Bravo 5 Bagikan APD dan Sembako

BANDAR LAMPUNG - Calon Wali Kota Bandar Lampung Dr. (Can) Ir. H. Firmansyah Y Alfian, MBA., M.Sc, membagikan alat pelindung diri (APD), ratusn paket sembako, dan masker kepada sejumlah rumah sakit, puskesmas, dan warga yang membutuhkan, Selasa (21/4/2020). 

Pembagian APD, sembako, dan masker itu kerjasama Ikatan Alumni Universitas Padjajaran (IKA Unpad) Komda Lampung dan Pejuang Bravo 5 Lampung, serta sejumlah donatur guna membantu pemerintah menekan penyebaran Virus Corona (Covid-19), khususnya di Bandar Lampung.

Firmansyah menjelaskan kegiatan ini merupakan aksi solidaritas lawan Covid-19, yang juga diikuti beberapa organisasi lainnya, dermawan, serta Yayasan Alfian Husin dan Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya.

 “Selain APD kami juga membagikan ratusan sarung tangan medis, sanitizer, puluhan liter desinfektan ke sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Bandar Lampung dan Lampung Selatan,” kata Rektor IIB Darmajaya itu.

Untuk sembako dan masker, lanjut calon wali kota yang berpasangan dengan Prof. Dr. Ir. RA. Bustomi Rosadi, M.S, itu diberikan kepada warga yang membutuhkan, driver ojek online, tukang becak, dan sejumlah pedagang yang tidak menggunakan masker. 

Sedangkan APD diberikan kepada RSUD Abdul Moeloek, Rumah Sakit Imanuel Wayhalim, Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung, Rumah Sakit Airan Raya, RSUD Bandar Negara Husada, Puskesmas Pasar Ambon, Puskesmas Sukaraja, Puskesmas Sukamaju, dan Puskesman Segalaminder.

“Penggunaan masker salah satu cara menekan penularan Covid-19. Untuk itu, saya juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker. 

Sedangkan pembagian sembako yang kami awali di Aula lantai 3 Yayasan Alfian Husin, guna membantu saudara-saudara kita yang kesulitan mendapatkan sembako selama pendemi Covid-19 ini,” kata dia.

Firmansyah mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak pihak yang sudah mendukung gerakan kemanusiaan melawan Covid-19  di Lampung.

Menurut Firmansyah, dalam baksti sosial ini juga dibagikan alat cuci tangan permanen yang ditempatkan di 10 titik serta APD berupa hazmat fit out, faceshield, handscoon, sanitizer, masker medis, google glass. 

“Ini juga bentuk kepedulian kami kepada tenaga medis yang selama ini menjadi garda terdepan perang melawan Covid-19," kata Firmansyah.

Ketua Ika Unpad Lampung, Dr. Andi Desfiandi, S.E. MA, didampingi Ketua Pejuang Bravo 5 Lampung Ary Meizari, SE., MBA mengatakan, semua paket didistribusikan oleh beberapa pengurus IKA Unpad Komda Lampung dan pengurus sejumlah organisasi lainnya.

“Semoga saja aksi sosial ini dapat bermanfaat demi membantu masyarakat bawah yang terkena dampak dan dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang dan memberikan manfaat positif bagi mereka yang membutuhkan,” kata Andi Desfiandi. (**)

Jelang Ramadan, Calon Wali Kota Firmansyah Berikan Lima Tips ini

BANDAR LAMPUNG - Dua hari lagi umat muslim seluruh dunia akan melaksanakan puasa Ramadan 1441 Hijriyah. Tentu saja, ibadah yang dilakukan pada bulan Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya. 

“Sekalipun di tengah pendemi Corona yang menjangkiti dunia saat ini, bukan menjadi halangan untuk kita melaksanakan ibadah Ramadan,” kata Calon Wali Kota Bandar Lampung Dr. (Can) Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc, Rabu (22/4/2020).

Menurut Firmansyah, berbagai persiapan dilakukan umat Islam dalam menyambut ibadah puasa. Tidak hanya persiapan materi, tapi juga persiapan rohani mutlak diperlukan.

 “Namun demikian, umumnya banyak hanya berfokus pada persediaan makanan, pakaian, dan juga fisik, tapi melupakan persiapan jasmani dan rohani,” kata dia.

Untuk itu, calon wali kota yang berpasangan dengan Prof. Dr. Ir. RA. Bustomi Rosadi, M.S., ini membagikan lima tips yang dapat dipersiapkan dan dilakukan  menjelang datangnya bulan Ramadan 1441 Hijriyah. Menurut Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Lampung ini yang harus dilakukan selama Ramadan adalah perbanyak doa dan amalan.

“Berdoa kepada Allah SWT sudah menjadi kewajiban bagi para umat muslim. Menjelang Ramadan kita hendaknya senantiasa berdoa dan memohon ampun kepada Allah SWT. Selain berdoa, kita juga perlu memperbanyak amalan kebaikan. Kebaikan kecil dapat kita lakukan secara sederhana, mulai dari memberikan makanan, bersedekah uang, atau berbagi dengan donasi,” kata dia.

Selanjutnya, lanjut Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu, adalah bertaubat. Menurut dia, bertaubat dalah salah satu hal yang perlu dilakukan sebelum bulan Puasa datang. “Manusia tentunya tidak luput dari kesalahan dan dosa. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk bertaubat dan meminta ampunan Allah SWT,” kata Bang Firman—panggilan akrab Firmansyah.
Sedangkan yang ketiga, lanjut Bang Firman, menguatkan niat. Dia menjelaskan ibadah yang sempurna adalah ibadah dengan ikhlas dan tulus. 

“Sebelum bulan Ramadan datang, kita perlu memantapkan niat untuk menjalankan ibadah dengan ikhlas dan hanya untuk mencari Ridho Allah semata, tanpa ada niatan yang lainnya. Fokuskan tujuan ibadah hanya untuk menghadap Allah SWT,” kata dia.

Firmansyah juga mengajak umat muslim terutama kaum milenial untuk melakukan ibadah sunnah sebanyak mungkin. Menurut dia, hal yang dapat kita persiapkan adalah memperbanyak ibadah sunnah. Dia menjelaskan tidak ada salahnya kita melatih diri dengan melaksanakan solat sunnah atau puasa sunnah. 

Dengan melakukan ibadah sunnah seperti puasa senin kamis, kita dapat berlatih agar nantinya di bulan puasa Ramadan kita telah memiliki bekal untuk menjalaninya dengan baik. 

“Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa,” kata dia, mengutif salah satu hadist HR. Tirmidzi.

Selanjutnya, kata calon Wali Kota Bandar Lampung dalam kontestasi politik 2021-2024 itu adalah memperbanyak membaca Alquran.

 “Membaca Alquran tidak hanya mendapatkan pahala serta kebaikan, tapi juga mendatangkan ketenangan hati dan pikiran. Dengan begitu, kita dapat menyambut datangnya bulan Puasa dengan hati dan pikiran yang lebih baik,” kata Firmansyah. (**)

Masyarakat Kibang Minta Perbaikan Jalan dan Jembatan

Metro (gemamedia)
Pejabat hingga tokoh masyarakat Kecamatan Metro Kibang Lampung Timur meminta agar jalan serta jembatan yang membelah Desa Margototo tepatnya sekitar pemakaman warga Tiongha di Jalur Lintas Provinsi kiranya dapat segera diperbaiki mengingat jalur itu merupakan jalur utama antar Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur hingga Kota Metro.

“Mohon kiranya jalan di dekat pemakaman warga Tiongha sepanjang kurang lebih tiga kilometer dapat segera diperbaiki, dan tinggal jalur sedikit itu yang belum mulus, kalau yang lainya sudah mulus mulai dari Lampung Selatan, Lampung Timur dan tinggal diperbatasan dengan Kota Metro yang masih bermasalah,” ujar Camat Metro Kibang Edi Harnowo dihadapan Anggota DPRD Lampung H. Noverisman Subing saat melakukan reses sekaligus koordinasi Posko Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kecamatan Metro Kibang diperbatasan Lampung Timur – Lampung Selatan belum lama ini.

Reses pertama di masa sidang pertama ini berbeda dengan kegiatan serupa ditahun-tahun lalu, kalau sekarang kita melakukan pertemuan terbatas dan bisa dilakukan dimana saja termasuk di Posko Covid-19 dipinggur jalan. “Mendengar masukan dan menyerap aspirasi warga masyarakat tidak selamanya harus berada didalam forum resmi di kantor-kantor, terkadang dalam situasi tertentu serap aspirasi bisa dilakukan dipinggir jalan yang penting apa yang disampaikan oleh masyarakat bisa tercatat dengan baik untuk dibahas di Provinsi agar supaya program itu bisa dituangkan dalam APBD mendatang, ujar Noverisman.

Pada bagian lain warga yang diwakili Camat Edi Harnowo juga menghendaki
agar sebuah jembatan yang berada di Desa Margototo yang masih berada di jalan provinsi perlu di ganti sekaligus diperlebar mengingat jembatan itu sering terjadi kemacetan apabila banyak kendaraan yang melintas karena jembatan itu tidak muat untuk dilalui dua kendaran melainkan harus bergantian satu persatu. “Kami rasa dua permintaan itu saja dari kami warga Metro Kibang, semoga usulan kami ini bisa diteruskan untuk dibahas ditingkat provinsi kami berdoa agar tahun depan sudah bisa terralisasi untuk diperbaiki,” ujarnya.

Hadir dalam acara reses terbatas itu selain Camat Metro Kibang Edi Harnowo, Kapolsek AKP Elita, Danramil Lettu Suyatno, seluruh para Kepala.Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda di Posko Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kecamatan Metro Kibang diperbatasan Lampung Timur – Lampung Selatan belum lama ini.

Seusai serap aspirasi seperti biasanya kami juga memberikan masker sebanyak 250 buah yang diterima secara simbolis oleh Kepala Puskesmas Metro Kibang sebanyak 50 buah dan sisanya dibagikan ke masyarakat secara acak oleh anggota GP Ansor dan Pemuda Pancasila setempat.

Setelah itu bersama-sama forkompincam melakukan penyemprotan dan memakaikan masker kepada para pengendara yang melintas. (*)

Minggu, 19 April 2020

Tim Relawan Bandar Lampung Cerdas Bejamaah Bagikan Masker

BANDAR LAMPUNG - Tim Relawan Bandar Lampung Cerdas Berjamaah membantu pemerintah memerangi Virus Corona (Covid-19) dengan cara memberikan masker kepada warga yang membutuhkan. Tim relawan juga membagi kan jadwal imsakiyah dan souvenir berupa pena untuk anak-anak usia sekolah.

“Kami melakukan pembagian masker ini dengan cara jemput bola, yaitu  mendatangi warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Masker juga kami berikan kepada tukang ojek pangkalan dan tukang parkir di minimarket yang tidak menggunakan masker,” kata Lukman Hakim, koordinator media massa dari Tim Relawan Bandar Lampung Berjamaah, Minggu (19/4/2020).

Sementara, calon Wali Kota Bandar Lampung Dr. (Can) Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc, mengatakan pembagian masker ini sebaga bentuk keprihatinan Tim Bandar Lampung Cerdas Berjamaah, melihat semakin meningkatnya kasus Corona di Indonesia. “Ini sebagai bentuk kepedulian kami dan membantu pemerintah daerah menekan pendemi Covid-19,” kata Firmansyah.

Calon Wali Kota yang berpasangan dengan Prof. Dr. Ir. RA. Bustomi Rosadi, M.S., ini juga menjelaskan pihaknya juga merasa terpanggil untuk terus mensosialisasikan keharusan menggunakan masker bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah.

“Seperti pedagang kecil, tukang ojek pangkalan, dan tukang parkir. Penghasilan mereka tidak seberapa. Sehingga, memang mereka merasa berat jika harus membeli masker terus. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah dan kita semua yang peduli untuk memberikan masker kepada warga di tengah wabah Corona saat ini,” kata dia.

Di lain pihak, banyak warga mengaku bukan tidak mau menggunakan masker saat beraktivitas. Namun, harga masker yang cukup mahal dan penghasilan mereka yang turun drastis, mengharuskan warga kurang mampu lebih mementingkan makan untuk keluarga.

“Bukan tidak mau pakai pak, mau beli harganya lumayan, satu keluarga saya enam orang, uangnya saya gunakan untuk makan. Hampir dua bulan ini dagangan saya kurang laku, maklum pak hanya penjual pempek kampung, anak banyak,” kata Badriah (38), warga Gedongair, penjual pempek keliling, Minggu (19/4/2020).

Sedangkan Ros (62), warga Sukajawa, mengucapkan terima kasih atas bantuan masker ini.  “Saya punya satu masker kain. Kalau dicuci, ya terpaksa tidak pakai masker. Kalau bisa ada bantuan sembako juga pak, infonya bantuan PKH (program keluarga sejahtera, Red) bulan ini katanya dihentikan, mana mau masuk Puasa,” kata dia, berharap ada bantuan sembako. (**)

Kamis, 16 April 2020

Firmansyah: Wifi Gratis Wujudkan Pengembangan Smart City-Smart Netizen

BANDAR LAMPUNG - Teknologi merupakan salah satu bentuk dari perkembangan zaman yang saat ini banyak dimanfaatkan di negara-negara maju. Salah satu teknologi yang paling berkembang adalah teknologi yang berbasis web atau yang akrab disebut dengan internet. 

“Kehadiran teknologi internet di tengah masyarakat mampu memenuhi kebutuhan informasi dengan cepat, tepat, dan akurat. Untuk itu, kaum milenial Bandar Lampung harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal yang positif,” kata 
Calon Wali Kota Bandar Lampung Dr. (Can) Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc. Jumat (17/4/2020).

Selain itu, lanjut Firmansyah, pemanfaatan teknologi ini memang membutuhkan jaringan internet. Sehingga, pemerintah daerah bisa bekerjasama dengan provider dan pemda wajib menyediakan pelayanan wifi gratis. Wifi gratis ini akan disediakan di setiap kelurahan dan fasilitas umum lainnya, seperti rumah sakit dan sarana pendidikan.

“Insya Allah, setiap kelurahan akan kami sediakan wifi gratis yang bisa dimanfaatkan kaum milenial dalam pengembangan UMKM dan mewujudkan smart city dan smart netizen (masyarakat cerdas), jika masyarakat Bandar Lampung memberi amanah kepada saya,” kata Firmansyah yang akan berpasangan dengan Prof. Dr. Ir. RA. Bustomi Rosadi, M.S.

Calon wali kota dalam kontestasi Pilkada Bandar Lampung 2021-2024 ini juga menjelaskan hal-hal yang dahulu dikerjakan secara manual dan membutuhkan waktu yang lama, kini dengan bantuan teknologi internet  dan sistem komputerisasi yang canggih menjadikan pekerjaan-pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Sistem online atau daring (dalam jaringan) pun semakin populer, termasuk di Indonesia.
Teknologi internet, kata dia, saat ini juga sudah dimanfaatkan di berbagai bidang, baik di bidang bisnis, pemerintahan, kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya.

 “Yang perlu dipahami masyarakat cerdas, teknologi bukan mengurangi peran manusia, tapi memudahkan kita dalam melaksanakan pekerjaan. Sistem online atau daringpun semakin populer,” kata Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu.

Dalam pemanfaatan teknologi ini, lanjut Firmansyah, seorang pemimpin masa depan pun harus cerdas agar bisa menjadi teladan bagi masyarakat cerdas yang dipimpinnya. Misalnya dalam penerapan e-government, dimana seorang kepala daerah bisa mendorong roda pemerintahan dengan transparansi dan responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

“Jika ini sudah berjalan, pemda juga bisa mendorong keterbukaan informasi publik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ini akan saya terapkan jika masyarakat Bandar Lampung memberi amanah kepada saya,” kata calon wali kota yang akan berpasangan dengan Prof. Dr. Ir. RA. Bustomi Rosadi, M.S. ini.

Sejalan dengan semangat reformasi birokrasi, lanjut Firmansyah, e-government yang merupakan salah satu wujud pemanfaatan teknologi semakin berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta membantu proses penyampaian informasi secara lebih efektif kepada masyarakat.

“Saya dan Prof Bustomi, akan melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk generasi muda atau kaum milenial untuk ikut andil dalam pembangunan. Terutama dalam pengembangan smart city (kota cerdas), guna mewujudkan masyarakat Bandar Lampung Cerdas Berjamaah atau smart nitizen,” kata Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Lampung itu.
Jika teknologi dimanfaatkan dengan baik, lanjut dia, bukan tidak mungkin Kota Bandar Lampung akan menjadi kota dengan smart leader yang akan menjadikan pemerintahan smart government dan mampu mewujudkan smart city dan menjadikan masyarakatnya smart nitizen. (**)

Selasa, 14 April 2020

Sinergi Intelektual dan Milenial Wujudkan Smart City di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG --- Smart City atau kota pintar saat ini sudah menjadi keharusan. Bahkan, kota-kota di belahan dunia seakan berlomba menerapkan konsep smart city dalam pembangunan

“Ya, sudah menjadi trend di dunia untuk mengembangkan smart city. Konsep ini akan dijalankan di Kota Bandar Lampung jika masyarakat saya dan Prof. Bustomi dimanahkan memimpin kota ini. Tentunya dengan Program Bandar Lampung Cerdas Berjamaah,” kata Calon Wali Kota Bandar Lampung Dr. (Can) Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc. Rabu (15/4/2020).

Diakui Firmansyah, tantangan dalam penerapan smart city adalah memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mewujudkan pengelolaan kota yang berkelanjutan. Menurut dia, di sinilah peran kaum milenial yang saat ini sedang menggandrungi teknologi digital, sangat tepat ikut dalam pengelolaannya.

“Saya pasti melibatkan kaum milenial Bandar Lampung yang sudah sangat cerdas dalam penerapan teknologi digital. Peran serta kaum muda Kota Bandar Lampung inilah, yang nantinya akan membantu Pemkot dalam penarapan layanan kepada masyarakat dan menjadikan warga Bandar Lampung yang cerdas atau smart citizen,” kata Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu.

Firmansyah yang berpasangan dengan Prof. Dr. Ir. RA. Bustomi Rosadai M.S., dalam kontestasi Politik Bandar Lampung 2021-2024 itu juga menjelaskan Konsep Smart City dapat mengembangkan banyak aspek dalam pelayanan masyarakat. Misalnya, pengelolaan pemerintahan, pemanfaatan energi, fasilitas, infrastruktur, layanan pendidikan, kesehatan, dan smart citizen. 

“Semua akan kita integrasikan dengan melibatkan kaum-kaum muda intelektual yang dimiliki Kota Bandar Lampung. Tentu saja kita juga akan melibatkan provider dalam pengembangan fiber optik sampai ke pelosok kelurahan bahkan sampai tingkat RT di Kota Bandar Lampung,” kata Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Lampung itu.

Jika ini sudah dikembangkan, lanjut Firmansyah, bukan hal yang sulit dalam pengembangan pembangunan ekonomi masyarakat. Terlebih, salah satu Program Bandar Lampung Cerdas Berjamaah yang diusungnya dalam Pilkada adalah pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM). 

“Insya Allah, 20.000 UMKM akan kita kembangkan setiap tahunnya di Kota Bandar Lampung. Tidak membutuhkan biaya besar untuk mewujudkan hal itu. Tidak menghabiskan anggaran pembangunan satu flyover. Dan, penerapan smart city ini sudah kami lakukan di beberapa kabupaten melalui unit usaha yang kami miliki,” kata putra bungsu pendiri Yayasan Alfian Husin itu. (**)

Mingrum Gumay, Saksikan Pelantikan Pejabat Eselon IV Sekretariat Dewan



Bandarlampung - Gubernur Lampung Ir. Arinal Junaidi, diwakili Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Lampung, Hj. Tina Malinda, S.Sos, MM, melantik dan mengambil sumpah sebanyak delapan pejabat eselon IV di lingkunggan sekretariat DPRD Provinsi Lampung, Selasa (14/04/2020).

Sekertaris Dewan DPRD Provinsi Lampung, Tina Malinda mengatakan, pelantikan pejabat untuk pengisian sebagai pengawas pejabat struktural pemerintahan Provinsi Lampung di lingkungan Sekertariat DPRD Provinsi Lampung.

Tina Malinda menyampaikan, bahwa pelantikan dilakukan hanya sederhana saja, karena mengingat maraknya wabah virus corona atau Covid-19. Pelantikan pejabat dilakukan di lantai dasar DPRD Lampung.

“Dengan adanya wabah virus corona, maka pelantikan diadakan secara bertahap atau bergantian disetiap dinas pemerintah Provinsi Lampung,” kata Tina.
Lebih lanjut Sekwan menyampaikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintahan khususnya yang baru dilantik maupun para ASN di lingkungan DPRD Provinsi Lampung agar kiranya saling menjaga jarak, antara sesama orang lain.

“Kepada pejabat struktural yang baru saja dilantik saya minta agar bekerja seksimal mungkin, bersinergi dengan seluruh pegawai ataupun honorer yang ada di lingkungan sekertariat DPRD Provinsi Lampung,” kata Tina Malinda.
Pelantikan pejabat eselon IV juga disaksikan Ketua DPRD Provinsi Lampung,

Mingrum Gumay. Ia juga menyampaikan sambutanya di hadapan seluruh pegawai yang berada sekertariat DPRD Provinsi Lampung. Mingrum Gumay meminta agar menunjukkan kinerja yang baik kepada pimpinan.

“Saya berharap kedepan ada hasil kerja didewan ini yang pertama harus profesional. Jangan amatir, disiplin, harus penuh dengan kehati-hatian,” kata dia.

Apabila ada persoalan-persoalan dari rumah, jangan dibawa-bawa ke kantor DPRD ini. “Saya harus tegaskan kembali kedisiplinan harus diutamakan, karena kita semua ASN,”ujar dia.

Mingrum meminta terhadap pejabat pengawas yang baru dilantik agar bekerja maksimal. “Selamat bertugas di kantor sekertariat DPRD Provinsi Lampung,” ucap Ketua DPRD. (*)

Jumat, 10 April 2020

Ini Kata Firman Terkait Usulan PSBB Covid-19 Lampung

Bandarlampung - Setelah mendapat persetujuan dari Kemeterian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), mulai Jumat (10/4/2020), DKI Jakarta telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain itu beberapa daerah seperti di Provinsi Banten yaitu Kota Tanggerang dan Tanggerang Selatan diketahui telah mengusulkan PSBB ke Kemenkes. Nah, bagaimana dengan Lampung?

Kendati yang terpapar virus Corona (Covid-19) di Lampung terus mengalami peningkatan, Pemerintah Provinsi Lampung diketahui sampai saat ini belum mengusulkan PSBB. Padahal berdasarkan data resmi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 per tanggal 21 April 2020, yang positif terpapar Covid-19 sudah 21 orang.

Dengan rincian dan lima telah meninggal dunia, tujuh dinyatakan sembuh, sementara sembilan lainnya masih dirawat/isolasi.

Terkait belum adanya usulan PSBB dari Pemprov Lampung ke Kemenkes RI, Bakal Calon Wali Kota Bandar Lampung periode 2021-2024, Dr. (Can) Ir. Hi. Firmansyah Alfian, MBA., M.Sc mengatakan hal tersebut bukanlah sebuah masalah.

Kendati demikian, baik pemprov maupun kabupaten/kota mesti lebih masif dalam melakukan sosialisasi dan pencegahan penyebaran virus Corona.

“Untuk saat ini saya rasa belum perlu. Yang dibutuhkan Lampung saat ini adalah sosialisasi tentang pencegahan Corona yang lebih intens,” kata Firmansyah, Jumat (10/4/2020).

Selain peningkatan intensitas sosialiasi tentang pencehan virus Corona, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota juga mesti menyiapkan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) baik untuk tenaga medis maupun warga masyarakat.

“Selain itu yang tidak kalah penting, pemerintah juga mesti lebih banyak lagi melakukan rapid test dan PCR (Polymerase Chain Reaction, red) atau tes sweb sehingga bisa terdeteksi orang-orang yang positif terpapar virus Corona dan pola penyebarannya,” lanjut Firmansyah.

Rektor IIB Darmajaya yang juga mantan anggota DPRD Lampung periode 2009-2014 itu menjelaskan, jika setelah dilakukan rapid test dan PCR yang positif terpapar Covid-19 sudah mencapai angka di atas 100 orang, pemerintah harus segera mengusulkan PSBB ke Kemenkes RI.

“Jika angka yang terinfeksi sudah mencapai di atas 100 dan polanya menyebar maka perlu dilakukan PSBB atau bahkan karantina wilayah,” kata dia. (**)

Kamis, 09 April 2020

Calon Wali Kota Firmansyah: Pelajar dan Mahasiswa Pemimpin Masa Depan

Bandarlampung - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Dr. (Can) Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc, dan Prof. Dr. Ir. RA. Bustomi Rosadi, M.S., mengatakan student today leader tomorrow atau seorang pelajar atau mahasiswa adalah pemimpin masa depan.

“Dimana, seorang pemimpin masa depan harus mengusasai teknologi dan informasi sehingga bisa menjadi pemimpin yang cerdas, efetif, dan efesien. Mari kita bersama-sama menjadikan Bandar Lampung Cerdas Berjamaah,” kata Firmansyah, didampingi Prof. Bustomi, Rabu (9/4/2020).

Bandar Lampung Cerdas Berjamaah, lanjut Firmansyah, adalah menjadikan Kota Bandar Lampung yang cerdas secara spiritual, cerdas secara intelektual, cerdas secara emosional, cerdas finansial, dan cerdas sosial. “Mari, saya mengimbau kepada generasi muda, pelajar, dan mahasiswa bersama membangun Bandar Lampung Cerdas Berjamaah,” kata dia.

Di tengah pendemi Covid-19, Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu juga meminta kepada pelajar dan mahasiswa wajib mengikuti aturan pemerintah dengan tetap di rumah saja, belajar dari rumah. 

“Teknologi dan informasi yang berkembang pesat saat ini, akan memudahkan kita belajar dari mana saja. Namun yang terpenting bagaimana menyaring setiap informasi yang kita terima baru dishare,” kata Firmansyah. 

Sementara, Prof. Bustomi mengatakan ada 10 ciri-ciri kaum milenial yang akan menjadi pemimpin masa depan. Yaitu, melek teknologi, jujur, disiplin, empati, entrepreneur. 

“Selain itu, kaum milenial juga bercirikan selalu ingin ada perubahan, selalu ingin menollong dan berbuat baik, selalu ingin mencari solusi, peduli dengan lingkungan hidup, dan mau berkolaborasi dengan siapa saja,” kata Prof. Bustomi.

Untuk itu, lanjut Prof. Bustomi, kaum melenial harus visioner dalam berpikir, cedas dalam bertindak, dan cepat dalam mengambil keputusan. “Artinya, cepat dalam mengambil keputusan yang benar dan positif. Tapi, kalau cerdas dalam bertindak biasanya cepat mengambil keputusan,” kata pakar tata air perkotaan itu. (**)

Rabu, 08 April 2020

PKS Lampung Serahkan Rekomendasi Lamteng dan Metro

Bandarlampung - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya menyerahkan surat rekomendasi kepada dua bakal calon kepala daerah (balonkada) di Provinsi Lampung.

Surat rekomendasi pertama diberikan kepada bakal calon Walikota Metro Ahmad Mufti Salim. Rekomendasi kedua diberikan kepada bakal calon Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Nessy Kalvia Mustafa.

Surat rekomendasi yang ditandatangani oleh Presiden PKS Sohibul Iman itu diterima Mufti dan Nessy di GSG Ragom Sejahtera, Lantai 2 Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Lampung, Rabu (8/4/2020).

Balon Walikota Metro, Ahmad Mufti Salim bersyukur bisa mendapat kepercayaan dari Presiden PKS untuk berlaga di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Ketua DPW PKS Lampung itu pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus DPD PKS Metro, DPW hingga DPP.

“Walau saya ketua DPW, tapi nama saya tidak akan sampai kalau tanpa PKS Kota Metro, dan saudara-saudara sekalian,” ungkapnya.

Pasca mendapat rekomendasi PKS, dia pun optimistis bakal menerima rekomendasi dari partai lain, khususnya Nasdem.

“Saya yakin dan optimis Nasdem akan bersama saya kembali. Selain dengan Nasdem saya pun telah menjalin komunikasi dengan empat partai lainnya,” tuturnya.

Terlebih, saat ini PKS telah memberikan rekomendasi kepada balonkada yang berasal dari Nasdem, yaitu Nessy.

“PKS sudah mengeluarkan rekomendasi untuk kader Nasdem. Maka tidak mungkin kan Nasdem tidak mengeluarkan rekomendasi untuk kader PKS,” ucapnya.

Karenanya, dalam waktu dekat Mufti berharap Nasdem bisa segera menjatuhkan rekomendasinya kepadanya.

“Mudah-mudahan Nasdem menyusul, mudah-mudahan seperti itu dan menang harus seperti itu,” sambungnya.

Hal senada disampaikan Nessy Kalvia Mustafa. Istri mantan Bupati Lamteng Mustafa itu pun mengucapkan syukur sekaligus berterimakasih atas rekomendasi yang telah diberikan kepadanya.

“Haru rasanya menerima rekomendasi ini. Karena kebersamaan saya dengan PKS bukanlah suatu yang baru. Sebab rasa kekeluargaan sudah tertanam dalam hati dan jiwa saya sejak lama,” ungkapnya.

Terlebih, kata Nessy, dia bersama PKS telah sempat menghadapi ujian berat bersama. Tatkala berlangsungnya Pemilihan Gubernur (Pilgub) di 2018 lalu. Kala itu Mustafa berpasangan dengan Ahmad Jajuli dari PKS.

“Maka ini adalah persaudaraan yang tidak bisa terbayarkan. Maka saya yakin, tidak ada hujan badai tanpa pelangi sesudahnya,” pungkasnya. (*)

Senin, 06 April 2020

Basmi Corona, Firmansyah-Prof Bustomi Hentikan Sementara Kegiatan Tim Pemenangan

Bandarlampung - Kian meluasnya serangan Virus Corona dan guna membantu pemerintah memutus mata rantai penyebararan virus mematikan itu, Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Bandar Lampung Dr. (Can) Ir. H. Firmansyah Y Alfian, MBA., M.Sc dan Prof. Dr. Ir. RA. Bustomi Rosadi, M.S. menghentikan semua kegiatan Tim Pemenangan.

“Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatu, saudara-saudaraku keluarga besar Bandar Lampung Cerdas Berjamaah, kesehatan dan keselamatan kita jauh lebih penting dari sekedar popularitas dan elektabilitas. Untuk itu, semua relawan agar tetap menjaga kesehatan dan tetap berada di rumah sesuai anjuran pemerintah pusat maupun daerah,” kata Firmansyah, Senin (6/4/2020).

Melalui Surat Edaran bernomor istimewa, Perihal Pemberhentian Sementara Kegiatan Bandar Lampung Cerdas Berjamaah, Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu meminta Firmansyah menjelaskan penghentian kegiatan Tim Pemenangan ini berdasarkan hasil musyawarah terkait kegiatan di sekretariatan.

“Penanganan  masalah Covid-19 ini jauh lebih penting dari semua kegiatan untuk mencapai popularitas dan elektabilitas. Dan, semua kegiatan Tim Pemenangan bandar Lampung Cerdas Berjamaah menyesuaikan dengan penundaan tahapan kegiatan Pilkada sebagaimana yang disampaikan oleh KPU,” kata Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Lampung itu.

Namun demikian, lanjut Firmansyah, pihaknya tetap akan memantau apa yang menjadi keluhan masyarakat untuk bersama dicari solusinya. Contohnya, kata dia, saat banjir bandang terjadi di Telukbetung Timur beberapa hari lalu. 

“Insya Allah, jika masih diberi kesehatan dan rezeki saya dan Prof Bustomi siap memberikan bantuan, sejauh apa yang bisa kami bantu. Dan, saya selalu berharap masyarakat tetap tenang di tengah situasi penyebaran virus Corona. Dan, semoga Allah Swt menjauhkan kita dari bencana,” kata Firmansyah, diamini Prof. Bustomi Rosadi. (**)

Sabtu, 04 April 2020

Calon Wakil Wali Kota Bustomi Rosadi: Banjir Bandang Mesti Ditangani Secara Terpadu

Bandarlampung - Bakal Calon Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Prof. Dr. Ir. Hi. Raden Achmad Bustomi Rosadi, M.S tampak pilu ketika berkunjung langsung ke lokasi banjir di Kalurahan Keguhan, Kecamatan Telukbetung Timur (TBT), Jumat (3/4/2020).

Apalagi ketika sosok pakar banjir lulusan Doktor/S3 Gifu University, Jepang itu menyaksikan langsung puing dan bangunan yang rusak pascabanjir. 

Ditambah lagi ketika mendengar curahan hati warga jika banjir bandang tersebut sering terjadi dan kali ini merupakan yang terparah. Namun belum juga ada solusi penyelesaian.

Bustomi Rosadi menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauannya di lokasi bencana yang berada di seputaran muara sungai, banjir tersebut kemungkinan terjadi karena adanya sumbatan pada badan air di bagian hulu. 

“Sehingga air terbendung, terakumulasi dan lama kelamaan bendungan tersebut tidak mampu menahan massa air, kemudian jebol dan terjadilah banjir bandang,” kata Bustomi Rosadi, Sabtu (4/4/2020).

Sosok yang berpasangan dengan Bakal Calon Wali Kota Bandar Lampung Dr.(Can) Ir. Hi. Firmansyah Alfian, MBA., M.Sc dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bandar Lampung mendatang itu menyarankan perlu adanya peninjauan ulang tata guna lahan, pengelolaan air, dan pengelolaan daerah rendah atau dataran banjir. 

Hal itu perlu dilakukan sebagai upaya penanggulangan agar bencana banjir yang sering kali melanda daerah pinggiran sungai tidak terjadi kembali. 

“Semua itu harus dilakukan secara terpadu dengan pendekatan "river basin" serta dengan melibatkan seluruh stakeholder. Sehingga penanganan banjirnya bisa dilakukan secara terpadu (Integrated flood  management system),” terang Bustomi. (*)

Pejuang Bravo 5 Lampung Desak Pemda Cepat dan Tanggap Atasi Virus Corona

Bandarlampung - Pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di Lampung diminta membuat program terstruktur dan terencana dalam penanganan pendemi Virus Corona (Covid-19) di Lampung yang kian hari kian meluas. 

Jangan sampai, tanpa adanya perencanaan program yang jelas atas penanganan terhadap penyebaran Covid-19 ini ke depan akan berdampak luar biasa pada seluruh aspek berkehidupan yang ada, khususnya di Lampung. 

Apalagi dengan minimnya anggaran untuk penanganan tersebut jangan sampai menjadi tidak tepat sasaran atau bahkan mungkin juga dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencari keuntungan.

“Terus terang, kami sangat prihatin dan khawatir dengan fenomena apa yang terjadi baik di luar negeri maupun di dalam negeri, khususnya Lampung. Jumlah korban Virus Corona maupun tingkat penyebarannya kian hari meningkat significant, sehingga perlu segera dilakukan program-program yang tepat terkait penanggulangan bencana tersebut di dalam tiga program utama,” kata Ketua Umum Pejuang Bravo 5 Lampung Ary Maizari, S.E., MBA, Jumat (3/4/2020), didampingi Sekjen Pejuang Bravo 5 Lampung Reza Berawi.

Menurut Ary, pemerintah daerah harus menyikapi ini dengan cepat dan tepat. Baik antar pemerintah daerah, maupun pemerintah daerah dengan seluruh stakeholder dan masyarakat. 

“Harus ada program yang jelas serta pembagian tugas yang jelas baik dari Gugus Tugas maupun pemerintah serta peran masyarakat dalam penanganan Covid-19 ini,” kata dia.

Tiga hal penting yang harus segera dibuat dan dilaksanakan, lanjut Ary, pertama penanganan kesehatan, kedua penanganan jaringan pengamanan sosial, dan ketiga penanganan terhadap ekonomi karena berimbas luar biasa di hampir semua sektor bidang usaha baik dalam jangka pendek maupun jangka menengah. 

“Untuk penanganan kesehatan harus dipastikan bagaimana soal penanganan pasien, memetakan dan memastikan ketersediaan fasilitas dari infrastruktur, tenaga medis, peralatan dan perlengkapan baik itu rumah sakit, puskesmas, termasuk balai pengobatan serta sampai dengan ketersediaan pemakaman.

Berapa ruang isolasi yang tersedia maupun jumlah ketersedian tempat tidur di setiap rumah sakit maupun puskesmas, jumlah medis dan paramedis yang akan melakukan penanganan, sampai ketersediaan alat pelindung diri (APD) di setiap kota maupun daerah. 

Begitu juga penanganan lingkungan dan masyarakat juga harus dilakukan secara masif dan simultan dalam rangka pencegahan terhadap penyebaran virus Corona tersebut baik itu bersifat sosialisasi ke masyarakat, pembatasan mobilisasi, penyemprotan disinfektan, ataupun kegiatan-kegiatan lainnya yang bisa dirumuskan guna mengurangi penyebaran virus tersebut. 

Selain itu juga perlu dibuat program jaring pengaman sosial dimana akibat dari  pembatasan sosial mengakibatkan banyak sekali orang-orang atau masyarakat yang tidak dapat bekerja normal untuk mencari nafkah. 

Sehingga perlu dipetakan dan disiapkan kebutuhan minimal seperti sembako selama musibah ini berlangsung. Karena hal ini perlu dipersiapkan jangan sampai mereka akhirnya melakukan hal-hal yang  tidak kita inginkan bersama karena kelaparan.

Pemerintah juga perlu memikirkan terkait hampir terhentinya seluruh sendi-sendi perekonomian masyarakat sehingga perlu dipikirkan juga apa langkah dan program insentif, program relaksasi ataupun yang bisa sedikit membantu atau mendorong dunia usaha terutama UMKM bisa tetap survive di dalam kondisi seperti yang terjadi baik sekarang maupun ke depan nanti.

Tugas dan tanggung jawab untuk seriap penanganan tersebut bukan hanya membutuhkan anggaran yang besar tetapi juga membutuhkan koordinasi serta sumber daya yang tidak sedikit untuk melakukan berbagai kegiatan penanganan ketiga permasalahan utama tersebut diatas. Karena harus dilakukan secara bersamaan dan simultan. 

“Sehingga kami menyarankan agar di dalam struktur kepengurusan gugus tugas sebaiknya ada tiga wakil ketua yang akan menangani dan bertanggung jawab terhadap masing-masing permasalahan yang timbul dari musibah Covid-19 ini,” kata Bendahara Yayasan Alfian Husin itu.
Dalam penanganan kesehatan ini, lanjut Ary, juga termasuk dengan penanganan lingkungan atau masyarakat.

“Dibutuhkan pihak-pihak yang memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat soal Virus Corona, serta dampaknya kepada masyarakat. Tidak bisa diserahkan kepada Gugus Tugas atau dinas kesehatan saja,” kata dia.

Selanjutnya, lanjut Ary, penanganan jaringan sosial perlu segera dilakukan mengingat banyak warga yang terdampak langsung dengan pendemi Covid-19 ini. 

Selain itu, dampak ekonomi juga perlu dipikirkan dan dicari solusinya. Menurut dia, banyak warga yang terdampak langsung mengakibatkan ekonomi keluarga terganggu (miskin).

“Ketiga poin penting itu tidak bisa dicampuradukan. Harus ada pembagian tugas dan koordinasi yang jelas. Libatkan masyarakat dalam penanganannya. Kami dari Pejuang Bravo 5 Lampung siap membantu jika memang dibutuhkan. Kami siap bekerjasama,” kata dia.

Ary mengatakan, lambannya koordinasi, minimnya anggaran, dan tidak adanya program penanganan yang jelas mengakibatkan Virus Corona menyebar kemana-mana dan membahayakan masyarakat. 

Namun demikian, Ary memberikan apresiasi kepada Pemda Provinsi Lampung atas usaha yang sudah dilakukan selama ini. 

“Yang saya tahu anggaran pemda provinsi hanya Rp245 miliar. Jika sampai anggaran minim ini tidak tepat sasaran dan apa yang dilakukan akan sia-sia,” kata dia.

Di lain pihak, Ketua DPP Bravo 5 Pusat Bidang Ekonomi Dr. Andi Desfiandi, SE., MA,  menambahkan Lampung yang merupakan pintu gerbang Pulau Sumatera dan Jawa harus benar-benar dijaga dan diawasi dengan ketat, terutama di wilayah pintu masuk Provinsi Lampung. 

“Kami juga meminta aparat bertindak tegas terhadap warga terkait aturan pemerintah pusat, terutama soal sosial distancing atau physical distancing. Kami juga meminta kepada kabupaten/kota se-Provinsi Lampung untuk menyiapkan ruang isolasi dan APD baik di rumah sakit maupun puskesmas yang ada. Terutama jika ada warga yang meninggal dunia akibat Virus Corona, pemerintah harus menyiapkan lahan untuk pemakaman,” kata Andi.

Terlebih, kata dia, pihaknya sangat miris ketika mengetahui ada warga yang meninggal akibat terpapar Virus Corona ditolak warga lain untuk dikebumikan. 

“Ini sangat miris, kasihan warga yang berduka. Dan, memang diperlukan kerjasama Pemda, Muspida/Muspika untuk mengedukasi warga, agar jangan sampai menolak warga terjangkit Virus Corona untuk dikebumikan,” kata dia. 

Sedangkan Sekjen Pemuda Bravo 5 Lampung Reza Berawi menambahkan diimbau kepada seluruh stakeholders untuk ikut berpartisipasi membantu pemerintah, karena itu semua tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja, mengingat keterbatasan sumber daya baik dana maupun SDM. (**)

Jumat, 03 April 2020

Calon Wali Kota Firmansyah Janji Sarjanakan Anak Korban Tewas Akibat Banjir

Bandarlampung – Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Dr. (Can) Ir. Hi. Firmansyah Alfian, MBA., M.Sc.–Prof. Dr. Ir. Hi. R.A. Bustomi Rosadi, M.S, menyambangi warga korban banjir di Kelurahan Keteguhan dan Sukamaju, Telukbetung Timur (TBT), Jumat (3/4/2020).

Pada kesempatan itu, Firmansyah–Bustomi bersama para relawan juga menyempatkan berkunjung ke rumah Romlah, di Jalan Sulaiman I, RT 06, Lingkungan II, Kelurahan Keteguhan, TBT. Romlah adalah istri dari Ahmad Subri, warga yang tewas tertimpah puing bangunan ketika menyelamatkan keluarganya dari musibah banjir yang terjadi pada Senin (30/3/2020).

Dihadapan Firmansyah–Bustomi, Romlah menceritakan, ketika banjir terjadi sang suami hendak mengungsikan istri dan anak-anaknya ke tempat yang lebih tinggi lantaran rumahnya terendam banjir.

Akan tetapi ketika istri dan ketiga anaknya berhasil diungsikan, Ahmad Subri yang hendak menyelamatkan diri tertimpa tembok bangunan yang roboh akibat terjangan banjir.

“Dan dia (suami) meninggal dunia di lokasi,” kata Romlah.

Semasa hidup, untuk memenuhi kebutuhan keluarga sang suami bekerja sebagai kuli pengangkut air bersih.

Ahmad Subri meninggalan satu orang istri dan tiga orang anak. Anak pertama bekerja di sebuah toko waralaba, anak kedua tengah menempuh pendidikan akhir di tingkat sekolah menengah pertama, dan yang terakhir masih usia taman kanak-kanak.

Mendengar perjuangan hidup keluarga Romlah, Firmansyah berjanji akan membantu biaya pendidikan anak kedua Romlah bernama Abdurohman, yang saat ini tengah duduk di kelas IX hingga sarjana. “Izinkan Abdurohman menjadi anak asuh saya,” pinta Firmansyah.

Sementara, Romlah mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan permintaan yang ditawarkan calon Wali Kota Bandar Lampung Firmansyah. “Terima kasih banyak Pak. Terima kasih,” kata Romlah. (**)

Kamis, 02 April 2020

Bantu Paramedis Lampung, Naya Galang Donasi Covid-19


Bandarlampung - Virus Corona yang berkembang belakangan ini di tanah air membuat putri kecil ini tergerak kembali untuk mengabdikan dirinya membantu sesama melalui akun 'Kitabisa.com/nayalawancovid19' dalam menggalang dana untuk para medis di Lampung.

Almeyda Nayara Alzier putri politisi terkenal Lampung ini ternyata bukan kali pertama menggalang dana untuk kemanusian, sejak tahun 2015 lalu Naya panggilan nya menjalankan syiar sedekah untuk sesama.

"Alhamdulillah, Aku tuh udah mulai syiar sedekah dari usia 9 tahun, dari awal jualan slime th 2015 sampe sekarang, aku berkomitmen walau sedikit, aku pasti usahain untuk bisa berbagi, penggalangan dana bareng 'Kitabisa.com' ini juga bukan yang pertama kali, sebelumnya aku juga udah pernah mengadakan penggalangan dana untuk biaya adik Jordy berobat yang saat lahir tidak punya anus dan daun telinga," katanya melalui sambungan phoncellnya, Kamis (2/4/2020).

Masih sambung Selebgram dan youtober ini, dirinya 
tiap melakukan kebaikan ada rasa senang di hati dan juga syukur yang mendalam kepada sang pencipta, dengan target 50 juta dirinya akan menyalurkan bantuan untuk tenaga medis di Lampung.

"Ayo kita sama - sama bantuin, untuk memperhatikan makanan sehat dan vitamin nya untuk tenaga medis yang ada di Lampung, nanti donasi ini ada perwakilan dari kitabisa.com yang berdomisili di Bandarlampung yang akan mendistribusikan nya, selama ini memang aku sudah bekerjasama dengan mereka, insya allah target tercapai 50 juta secepatnya," harapnya.

Naya menghimbau untuk remaja seusia nya dapat berpartisipasi dalam donasi tersebut melalui akun instagram nya 'Nayaslim18' lalu buka bio nya.

"Ga di liat besar kecilnya kok, yang penting Ikhlas dan ada peduli terhadap sesama, untuk temen-temen yang seusia aku bisa kok donasi walau cuma 5000 rupiah, tapi pahalanya itu udah luar biasa," katanya.

Naya juga berpesan untuk semua warga Lampung khususnya remaja seusianya agar selalu menjaga diri dari wabah Covid-19 ini.

"Buat temen-temen, jangan males untuk cuci tangan ya, jaga kesehatan dengan makan yg bergizi dan minum vitamin, dah kita diem aja dulu dirumah dan banyak berdoa biar keadaan ini bisa normal lagi," pintanya.

Terpisah Ibunda Naya, Imelda Liana Sari Alzier membenarkan apa yang di katakan anak nya untuk menggalang donasi melalui akun web 'kitabisa.com/nayalawancovid19' berawal dari keinginan dirinya sendiri tanpa ada suruhan dari orang tua dan ibunda nya amat sangat mengapresiasi serta mengbackup full keinginan anak nya.

"Ide nya dari Naya trus mama yang bantuin untuk mencarikan platform galang dana yang terpercaya, nah akhirnya kita pilih kitabisa.com deh, Naya bilang pengen nyumbang dan galang dana untuk bantuin tenaga medis di Lampung, mama bisa gak hubungi kitabisa.com. Kayak kemaren yang kita galang dana untuk adik jordy," jelas Imel ketua Umum Yayasan Sekar Sewu Lampung melalui phoncellnya. 

Masih sambung Mama Naya, dirinya amat bersyukur putri nya yang baru berusia 13 tahun ini mempunyai rasa empati yang tinggi untuk sesama dan semoga ada Naya- Naya yang tumbuh di era globalisasi dan modern yang sifat individualisme lebih tinggi dari nilai kemanusian.

"Saya bersyukur, alhamdulilah Rasa empati terhadap sesama dalam diri Naya sudah begitu kuatnya, ada saja yang di perbuat walaupun nilai nya kecil, untuk bisa membantu, ini biukan pertama, dari kls 3 SD Naya sudah terbiasa menyisihkan penghasilan nya dari jualan slime untuk berbagi, disini saya memahami, bahwa berbagi itu ga harus saat kita nanti sudah besar, sukses dan kaya raya, tapi di usia yang masih terbilang belia, dengan keadaan apapun longgar atau sempit kita tetap bisa berbagi, semoga Naya bisa jadi contoh anak seusianya, di era modern seperti sekarang ini yang segalanya serba individual/mementingkan diri sendiri nilai kemanusian dan empati nya tinggi, semoga tumbuh Naya-Naya lain di Lampung ini," harapnya. (yla/*)

Usai Bantu Sembako, Firmansyah–Bustomi Berikan Baju Layak Pakai pada Korban Banjir

Bandarlampung - Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Peroide 2021-2024, Dr.(can) Ir. Hi. Firmansyah Alfian, MBA., M.Sc–Prof. Dr. Ir. Hi. RA. Bustomi Rosadi, M.S, melalui Relawan Tim Pemenangan Bandar Lampung Cerdas Berjamaah kembali menyambangi lokasi bencana banjir di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur (TBT), Kamis (2/4/2020).

Kedatangan relawan ke lokasi bencana untuk memberikan ratusan pakaian layak pakai kepada warga yang menjadi korban banjir pada Senin (30/3/2020). Kunjungan berjamaah relawan pemenangan pasangan Firmansyah–Bustomi tersebut merupakan kali kedua setelah sebelumnya juga telah memberikan bantuan kebutuhan pokok pada Selasa (31/3/2020).

Bakal Calon Wali Kota Bandar Lampung Firmanyah Alfian mengatakan, pemberian bantuan lanjutan dalam bentuk pakaian layak pakai kembali dilakukan untuk meringankan beban warga yang pakaiannya hanyut terbawa banjir.

“Hasil kunjungan pertama kami Selasa kemarin banyak warga yang tidak mempunyai pakaian ganti lantaran hanyut terbawa banjir. Maka dari itu kami bersama relawan berinisiasi menggalang baju layak pakai untuk mereka. Dan Alhamdulillah hari ini sudah diberikan langsung kepada mereka yang membutuhkan,” kata Firmansyah, Kamis (2/4/2020).

Sementara, Pj. Kegiatan Bhakti Sosial Relawan Tim Pemenangan Bandar Lampung Cerdas Berjamaah Babay Sarwani menjelaskan, ratusan baju layak pakai yang diberikan kepada warga korban bajir seluruhnya dari relawan pemenangan. Termasuk pakaian pribadi milik Firmansyah dan Prof. Bustomi.

“Alhamdulillah, hari ini bantuan telah diterima langsung oleh warga korban banjir. Harapan kami tentunya semoga baju layak pakai ini bermanfaat untuk mereka yang tengah dilanda musibah,” kata Babay Sarwani, yang juga Koordinator Pemenangan Pasangan Firmansyah-Bustomi untuk Kecamatan Kedamaian. (**)

DPRD Lampung Utara Sahkan PROPEMPERDA dan APBD 2026, Perkuat Arah Pembangunan Lampura

​ Lampung Utara -  Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Utara dalam rangka ...