Selasa, 24 Februari 2026

Perkuat Sinergi, Kakanwil DJP Bengkulu-Lampung Audiensi dengan Gubernur Lampung

Bandar Lampung, 24 Februari 2026 – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, melakukan audiensi dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, di Kantor Gubernur Lampung, Kota Bandar Lampung (Selasa, 24/2). Audiensi ini merupakan kunjungan perdana Sigit Danang Joyo sejak dilantik sebagai Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung pada 6 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kanwil didampingi oleh Tunas Hariyulianto selaku Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Widi Pramono selaku Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen, dan Penyidikan, serta Junial selaku Fungsional Pemeriksa Pajak.


“Kunjungan ini menjadi langkah awal kami untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjaga kapasitas fiskal, khususnya menghadapi dinamika kebijakan anggaran pada Tahun 2026,” ujar Sigit Danang Joyo.


Realisasi penerimaan Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Tahun 2025 mencapai Rp10,08 triliun, dengan Provinsi Lampung berkontribusi sebesar Rp7,77 triliun atau sekitar 77 persen dari total penerimaan wilayah.


Dari sisi kepatuhan formal, pelaporan SPT Tahun Pajak 2025 di Provinsi Lampung mencapai 315.410 Surat Pemberitahuan (SPT) atau 104,13 persen dari target 302.893 SPT yang ditetapkan. “Capaian ini mencerminkan tingkat kepatuhan yang sangat baik dan didukung oleh penguatan edukasi perpajakan melalui optimalisasi layanan tatap muka dan digital, pemanfaatan Mal Pelayanan Publik, sinergi dengan Tax Center perguruan tinggi, serta pemanfaatan berbagai kanal komunikasi publik,” ujar Sigit Danang Joyo.


Dalam audiensi tersebut juga dibahas implementasi Coretax DJP sebagai bagian dari transformasi administrasi perpajakan nasional. Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung memohon dukungan Pemerintah Provinsi Lampung untuk mendorong keteladanan Aparatur Sipil Negara dalam pelaporan SPT Tahunan melalui Coretax serta partisipasi dalam Pekan Panutan Lapor SPT sebagai simbol komitmen bersama dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan.




Selain itu, kerja sama Tripartit DJP–DJPK–Pemerintah Provinsi Lampung melalui PKS Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah (OP4D) yang telah berjalan sejak 2021 juga menjadi pembahasan utama. “Melalui kerja sama ini diharapkan dapat semakin memperkuat upaya OP4D melalui pertukaran data, pengawasan bersama, implementasi KSWP, serta penyusunan Daftar Sasaran Pengawasan Bersama,” ucap Sigit Danang Joyo.


Dalam kerangka OP4D, penyediaan data ILAP oleh Pemerintah Provinsi Lampung menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung komponen kinerja DBH. Hingga Tahun 2025, sebagian besar data telah dimanfaatkan untuk pengawasan berbasis risiko dan penyusunan Daftar Sasaran Pengawasan Bersama. Untuk Tahun 2026, penguatan koordinasi lintas instansi diharapkan dapat memastikan kelengkapan dan ketepatan waktu penyampaian data guna mengoptimalkan penerimaan pusat dan daerah.


Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan sinergi fiskal dan peningkatan kepatuhan perpajakan di wilayah Lampung. “Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan DJP, baik dalam optimalisasi data maupun peningkatan kepatuhan. Sinergi ini penting untuk menjaga ruang fiskal daerah agar tetap kuat dan berkelanjutan,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.


“Audiensi ini menegaskan komitmen kita bersama antara Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus memperkuat koordinasi, pertukaran data, serta optimalisasi penerimaan guna mendukung stabilitas fiskal daerah dan nasional,” tutup Sigit Danang Joyo.

Kamis, 19 Februari 2026

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Dirawat 11 Hari di RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Warga Diminta Bantu Identifikasi

LAMPUNG SELATAN - RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM Kabupaten Lampung Selatan mengumumkan adanya jenazah perempuan tanpa identitas yang hingga kini belum diketahui pihak keluarganya. Informasi ini disebarluaskan sebagai upaya membantu proses identifikasi dan pencarian keluarga.

Perempuan tersebut pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak di teras rumah warga dan kemudian diantarkan oleh petugas Puskesmas Penengahan ke RSUD pada 6 Februari 2026.

Sejak saat itu, pasien mendapatkan penanganan medis intensif, termasuk tindakan operasi. Namun setelah menjalani perawatan selama 11 hari, pasien dinyatakan meninggal dunia pada 17 Februari 2026.

Pihak rumah sakit menyampaikan, hingga saat ini belum ada keluarga maupun kerabat yang datang untuk mengonfirmasi identitas korban.

*Ciri-Ciri Jenazah*

Berdasarkan data medis dan hasil pemeriksaan, berikut ciri-ciri jenazah:

*Ciri Umum:*

- Terdapat luka memar dan luka lecet di bagian dahi

- Luka pada pinggang hingga paha sisi luar kiri

- Luka pada lutut kiri

- Patah tulang tertutup di bagian tulang dada bawah

*Ciri Khusus:*

- Tinggi badan sekitar 144 cm

- Bekas luka operasi (sikatrik) di bagian tengah perut sepanjang 15 cm berwarna pucat

- Hidung mancung

- Kulit sawo matang

- Mengenakan sepasang anting berbandul kipas berbentuk segitiga

Perkiraan usia korban antara 25 hingga 45 tahun dengan jenis kelamin perempuan dewasa.

Manajemen rumah sakit mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi pihak RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM Kabupaten Lampung Selatan untuk proses verifikasi lebih lanjut.

Penyebarluasan informasi ini diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi serta memastikan jenazah dapat segera ditangani sesuai prosedur dan diserahkan kepada keluarga yang berhak. (*)

Sabtu, 14 Februari 2026

Ketua DPRD Lampung Hadiri Rakor Penguatan Program Makan Bergizi Gratis

BANDAR LAMPUNG – Ketua DPRD Provinsi Lampung, A. Giri Akbar, SE., MBA., menghadiri Rapat Konsolidasi (Rakor) penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel), mitra, dan yayasan yang digelar di Hotel Novotel Bandar Lampung, Sabtu (14/2/2026).

Rakor yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program strategis nasional di Provinsi Lampung, khususnya dalam pemenuhan gizi bagi balita, ibu hamil, dan anak sekolah.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Irjen Pol. (Purn.) Sony Sonjaya, menyampaikan bahwa Program MBG bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting dan malnutrisi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Program MBG juga dirancang untuk membangkitkan ekonomi daerah dengan memberdayakan UMKM, petani, dan peternak lokal sebagai pemasok utama kebutuhan pangan,” ujarnya.

Program ini didukung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Lampung, serta melibatkan mitra dan pemasok lokal guna memastikan ketersediaan bahan pangan yang berkualitas.

Sony juga menekankan pentingnya seluruh SPPG menjalankan standar operasional prosedur secara ketat, terutama dalam menjaga kualitas dan keamanan makanan guna mencegah potensi kasus keracunan di kemudian hari.

Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar menyatakan DPRD siap mendukung sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Melalui rakor ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan merata di seluruh wilayah Provinsi Lampung.(*)

DPRD Lampung Perkuat Sinergi Lewat Mini Soccer Bersama Pemprov dan Jurnalis

BANDAR LAMPUNG — Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, M. Rahmat Visa Ridi Arifin, hadir dalam Turnamen Mini Soccer Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung sekaligus peluncuran Ikatan Jurnalis Pemprov Lampung Football Club, di Subanus Soccer Field. Sabtu (14/2/2026),

Kegiatan ini semakin meriah karena turut hadir dan ikut bermain di lapangan: Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, ST., MT., Sekretaris DPRD Provinsi Lampung bersama Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Ketua PWI Provinsi Lampung, Ketua IJP Lampung, sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung turut hadir mendukung jalannya turnamen.

Hadirnya DPRD secara aktif di lapangan menegaskan dukungan legislatif terhadap sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, ST., MT., menyampaikan bahwa turnamen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan jurnalis.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik inisiatif IJP menggelar turnamen dan membentuk klub sepak bola internal sebagai langkah positif untuk mempererat komunikasi dan kemitraan.

M. Rahmat Visa Ridi Arifin menekankan pentingnya kemitraan legislatif dengan pemerintah dan media dalam pembangunan daerah.

“Pertandingan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana memperkuat kolaborasi antara DPRD, Pemprov, dan jurnalis. Menang atau kalah di lapangan, persahabatan dan sinergi adalah yang utama,” ujarnya.

Sekda Dr. Marindo Kurniawan, ST., MT., menambahkan bahwa suasana pertandingan berbeda dari pertemuan formal di kantor.

“Biasanya kita bertemu dalam rapat atau konferensi pers. Hari ini kita bertemu dalam suasana santai, seragamnya sama, di lapangan yang sama, dengan semangat kebersamaan,” katanya.

Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa, menyampaikan bahwa turnamen ini digagas Divisi Olahraga IJP untuk mempererat soliditas internal sekaligus membangun keakraban dengan Pemprov dan DPRD.

Ia juga membuka peluang pembinaan atlet mini soccer dari kalangan jurnalis, khususnya anggota PWI.

“Mainnya jangan terlalu keras, santai saja. Ini pemain lama semua,” selorohnya.Dalam pertandingan, Tim IJP A keluar sebagai juara dan menerima piala langsung dari Sekda Dr. Marindo Kurniawan, ST., MT.

Sedangkan Tim Gubernur Lampung, meraih juara kedua dan menerima piala dari Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah.

Tim Gubernur Lampung dipimpin oleh kapten Sekda Marindo Kurniawan dan diperkuat antara lain: Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Descatama Paksi Moeda, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Budi Darmawan, Kepala Bappeda, Anang Risgiyanto

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Ganjar Jationo, Kepala Biro Hukum, Yudhi Al Fadri, Pelaksana Tugas Kepala BPKAD, Nurul Fajri.

Turnamen ini diharapkan menjadi agenda rutin, menjaga kebugaran sekaligus memperkuat kolaborasi DPRD, Pemprov, dan insan pers dalam pembangunan Provinsi Lampung.(*)

Jumat, 13 Februari 2026

Ketua DPRD Lampung Hadiri “Doa Untuk Negeri” di Masjid Raya Al Bakrie

BANDARLAMPUNG — Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar, SE., MBA menghadiri kegiatan “Doa untuk Negeri” dalam rangka HUT ke-18 tvOne di Masjid Raya Al-Bakrie Lampung, Sabtu (14/2/2026). Ia didampingi Ketua IKAD DPRD Provinsi Lampung Irene Fransisca Giri serta dihadiri Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Dr. Yanuar Irawan, SE., MM

Kegiatan bertema “Doa untuk Negeri” dengan semangat lokal “Lampung Tanoh Pusako, Gham Pulang” berlangsung khidmat. Masyarakat dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung hadir dengan antusias, mencerminkan kuatnya nilai religius dan kebersamaan.

Rangkaian acara diawali tausiyah akbar oleh Abdul Somad yang menjadi magnet utama jamaah. Momentum ini menjadi ajang syiar keagamaan sekaligus doa bersama bagi kedamaian dan persatuan bangsa.

Turut hadir Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, ST., MT., didampingi Ketua PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, serta Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, S.T., M.T. beserta istri.

Ketua DPRD Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Lampung sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, acara keagamaan ini memperkuat spiritualitas sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya fisik, tetapi juga mental dan spiritual. ‘Doa untuk Negeri’ menjadi ruang kebersamaan untuk memperkuat keimanan, persatuan, dan optimisme membangun daerah,” ujarnya.

DPRD Provinsi Lampung berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sebagai sarana penguatan nilai keagamaan dan kebersamaan. Momentum HUT ke-18 tvOne diharapkan memperkokoh persatuan dalam mewujudkan Indonesia yang damai dan sejahtera.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Somad mengangkat tema syukur, istiqamah, kesabaran, dan persatuan. Ia mengajak masyarakat mengisi umur dengan amal ibadah serta memperkuat dzikir sebagai penenang jiwa.

UAS juga menekankan pentingnya istiqamah dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan kebangsaan. Ia mengingatkan bahwa keberagaman Indonesia dipersatukan oleh nilai Pancasila dan semangat persaudaraan.(*)

Doa untuk Negeri Digelar di Lampung

BANDAR LAMPUNG – Provinsi Lampung menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan religius berskala nasional bertajuk “Doa untuk Negeri” dalam rangkaian acara Damai Indonesiaku dan HUT tvOne.

Kegiatan ini direncanakan akan digelar di Masjid Raya Al Bakrie, Kota Bandar Lampung pada hari Sabtu–Minggu, 14–15 Februari 2026 mendatang dengan menghadirkan sejumlah ulama dan tokoh nasional, di antaranya Ustaz Abdul Somad, Ustaz Mumuy, Syech Fiqri Thoriq, Ustaz Fiki Antika, dan Ustaz Azhari Nasution.

Mengusung tema “Lampung Tanoh Pusako, Gham Mulang”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi momentum syiar keagamaan, tetapi juga wujud penguatan nilai persatuan, kedamaian, dan kebersamaan masyarakat Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mendorong pembangunan sumber daya manusia yang menjadi bagian dari komitmen membangun masyarakat yang religius, harmonis, berakhlak mulia dan menjadikan kegiatan ini sebagai ruang memperkuat persatuan dan spiritualitas masyarakat.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan tausiyah bersama Ustaz Abdul Somad pada hari Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 20.30 WIB. Selanjutnya, program Damai Indonesiaku Live akan digelar pada hari Sabtu–Minggu, 14–15 Februari 2026 pukul 12.30 WIB, menghadirkan Ustaz Mumuy, Syech Fiqri Thoriq, Ustaz Fiki Antika, dan Ustaz Azhari Nasution.

Sementara itu, Damai Indonesiaku Taping Ramadan dijadwalkan pada Minggu, 15 Februari 2026 pukul 10.00 WIB menghadirkan Syech Fiqri Thoriq dan Ustaz Azhari Nasution.

Kehadiran kegiatan ini selaras dengan visi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal untuk mewujudkan Lampung sebagai provinsi yang maju, sejahtera, dan berdaya saing berbasis nilai-nilai religius dan kearifan lokal.

Pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga penguatan karakter masyarakat serta harmonisasi sosial. Pentingnya membangun Lampung dengan keseimbangan antara kemajuan fisik dan ketahanan spiritual.

Pembangunan yang berkelanjutan harus ditopang oleh masyarakat yang rukun, damai, dan memiliki fondasi moral yang kuat.

Momentum Doa untuk Negeri ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi akbar masyarakat Lampung sekaligus memperkuat citra Lampung sebagai daerah yang terbuka, religius, dan kondusif.

Selain itu, kegiatan berskala nasional ini juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi lokal, mulai dari sektor UMKM, perhotelan, hingga transportasi.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap partisipasi seluruh masyarakat Lampung dalam kegiatan ini dapat menjadi simbol kebersamaan dalam mendoakan kebaikan bagi bangsa sekaligus meneguhkan semangat “Gham Mulang” semangat kembali pada nilai luhur, menjaga warisan, dan membangun masa depan Lampung yang lebih gemilang. (*)

Budhi Condrowati Apresiasi Reaktivasi BPJS PBI

BANDAR LAMPUNG – Anggota Komisi VDPRD Provinsi LampungBudhi Condrowati, menyambut positif keputusan pemerintah pusat yang mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). Kebijakan tersebut dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya warga Lampung yang sangat bergantung pada jaminan kesehatan dari negara.

Budhi menilai reaktivasi BPJS PBI mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan nawacitaPDI Perjuanganyang menempatkan kebijakan pro-rakyat sebagai prioritas utama.

“Keputusan ini sejalan dengan nawacita PDI Perjuangan, di mana kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada rakyat. Kami sebagai kader partai yang diamanahkan di legislatif tentu mendukung dan akan mengawal kebijakan ini agar tepat sasaran,” ujar Budhi, Kamis (13/2/2026).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lampung itu menilai langkah pemerintah mengaktifkan kembali BPJS PBI yang sempat dinonaktifkan merupakan keputusan tepat. Hal tersebut menunjukkan negara kembali hadir dan bertanggung jawab dalam menjamin akses layanan kesehatan masyarakat.

“Reaktivasi ini patut disyukuri. Artinya pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat. Ini juga sejalan dengan arahan Presiden agar anggaran negara benar-benar dirasakan hingga ke desa-desa,” katanya.

Meski demikian, Budhi mengingatkan pentingnya kesiapan teknis di lapangan. Ia menekankan perlunya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah,BPJS Kesehatan, dan pihak rumah sakit agar masyarakat tidak kembali mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan.

“Rumah sakit harus segera berkoordinasi. Jangan sampai pasien dipingpong atau dilempar ke sana kemari hanya karena persoalan administrasi. Ini menyangkut nyawa,” tegasnya.

Selain itu, Budhi berharap kebijakan reaktivasi BPJS PBI benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat kurang mampu, bukan sekadar keputusan administratif. Ia menegaskan DPRD Lampung akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan tidak menimbulkan persoalan baru.

“Kami ingin kebijakan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Negara tidak boleh abai dalam urusan pelayanan kesehatan karena ini menyangkut hak dasar warga,” pungkasnya.(*)

Perkuat Sinergi, Kakanwil DJP Bengkulu-Lampung Audiensi dengan Gubernur Lampung

​ Bandar Lampung, 24 Februari 2026 – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, m...