Perempuan Berdaya, Fatayat NU dan Bank Indonesia Perkuat Kemandirian Ekonomi Kader

BANDAR LAMPUNG — Semangat pemberdayaan perempuan kembali digaungkan dalam Program Women Empowerment yang digelar di Kantor PWNU Lampung, Bandar Lampung, Jumat (15/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Road to Indonesia Conference on Women and Sharia Community Empowerment (ICWSCE) 2026 hasil kolaborasi Bank Indonesia dengan Fatayat Nahdlatul Ulama.

Kegiatan menghadirkan Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Pusat Fatayat NU, Hj. Wafa Patria Ummah, beserta jajaran. Peserta berasal dari seluruh Pimpinan Cabang Fatayat NU se-Kota Bandar Lampung dan Pimpinan Anak Cabang. Antusiasme terlihat dari keaktifan kader mengikuti seluruh rangkaian acara hingga sesi diskusi.

Program ini bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi perempuan, khususnya kader Fatayat NU, melalui penguatan usaha keluarga dan pengembangan wirausaha berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.

Dalam sambutannya, Ning Wafa menekankan pentingnya program pemberdayaan yang berdampak nyata. Ia mencontohkan peluang usaha seperti Z Chicken dan Z Mart dari Baznas yang dapat menjadi sarana penguatan ekonomi kader.

“Harapannya kegiatan ini membawa manfaat besar untuk kemandirian perempuan, terutama melalui program pemberdayaan seperti Z Chicken dan Z Mart dari Baznas yang dapat menjadi peluang usaha dan penguatan ekonomi kader,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kader agar mengurus legalitas usaha. Produk yang dihasilkan harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal agar mampu bersaing dan dipercaya masyarakat.

“Sahabat-sahabat, produknya harus memiliki NIB dan sertifikasi halal. Karena hari ini usaha bukan hanya soal menjual, tetapi juga bagaimana produk memiliki legalitas dan kualitas yang terpercaya,” tegasnya.

Peserta juga mendapat edukasi tentang pentingnya mencintai dan memahami rupiah sebagai bentuk menjaga kedaulatan ekonomi bangsa. Materi mengenai peluang industri halal turut disampaikan, mengingat sektor ini berkembang pesat seiring penguatan ekonomi syariah di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Fatayat NU menegaskan komitmennya mendorong perempuan muda NU menjadi pribadi mandiri, produktif, dan mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan ekonomi umat dan masyarakat.

Kegiatan Road to ICWSCE 2026 akan terus berlanjut di berbagai daerah sebagai persiapan menuju konferensi nasional yang membahas pemberdayaan perempuan dan ekonomi syariah. (yla)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kepala Balai Pemerintahan Desa di Lampung Dorong BUMDes di Lampung Selatan Jadi Percontohan Nasional

Bupati Lampung Selatan Salurkan Bantuan 336 Paket Sembako Untuk Karyawan PT San Xiong Steel Indonesia

41 Paskibraka Resmi Tuntaskan Tugas, Bupati Egi: Jadikan Bekal Menapak Masa Depan